Makalah Irigasi Lengkap

Posted by Sarjana Ekonomi on Senin, 27 Agustus 2012


BAB I
PENDAHULUAN


Pada bab pendahuluan ini menerangkan mengenai latar belakang irigasi,lokasi proyek, dan sumber air untuk perswahan 

1.1.            LATAR BELAKANG

Pada latar belakang ini menceritakan asal usul irigasi terutama sejarah irigasi di indonesia ini, pada latar belakang ini juga menceritakan sekilas mengenai Kabupaten Aceh Utara.

1.1.1.      Sejarah Irigasi Di Indonesia

Irigasi merupakan suatu sarana saluran untuk pemanfaatan air dan juga berhubungan dengan bendungan sungai ( Weir ). Tujuannya agar air dapat disalurkan ke petak – petak sawah yang membutuhkannya, terutama pada tanaman pertanian ataupun perkebunan.


 
Irigasi telah lama dikenal di Indonesia sebelum jaman hindu, dibuktikan dengan peninggalan sejarah misalnya irigasi subak di Bali, irigasi-irigasi kecil di Jawa, sistem penditribusian air dengan istilah minta air sebatu di Minang Kabau. Pembangunan irigasi dilakukan sangat sederhana sesuai keadaan dan kebutuhan yaitu dengan menumpuk batu atau memasang cerucuk-cerucuk yang diisi batu sebagai bahan bendung. Prasarana irigasi di Indonesia berkembang terus hingga sekarang dan sistem irigasi yang tercatat paling tua di bangun pada masa penjajahan Belanda yaitu sekitar tahun 1852 yaitu pembangunan bendung Glapan di kali Tuntang, Jawa Tengah.

Di Indonesia irigasi tradisional telah dimulai sejak zaman nenek moyang kita. Hal ini dapat dilihat dari cara bercocok tanam pada masa kerajaan-kerajaan yang ada di Indonesia. Mereka Mengambil air dengan cara membendung kali secara bergantian untuk dialirkan ke sawah. Cara lainnya adalah mencari sumber air pegunungan dan dialirkan dengan bambu yang bersambung. Ada juga dengan membawa dengan ember yang terbuat dari daun pinang atau menimba dari kali yang dilemparkan ke sawah dengan ember daun pinang juga.
Pada masa penjajahan Belanda sistem irigasi adalah salah satu upaya Belanda dalam melaksanakan Tanam Paksa (Cultuurstelsel) pada tahun 1830. Pemerintah Hindia Belanda dalam Tanam Paksa tersebut mengupayakan agar semua lahan yang dicetak untuk persawahan maupun perkebunan harus menghasilkan panen yang optimal dalam mengeksplotasi tanah jajahannya.
Pada masa ini Sistem irigasi  telah mengenal saluran primer, sekunder, ataupun tersier. Tetapi sumber air belum memakai sistem Waduk Serbaguna seperti TVA (Tennessee Valley Authority) yang di bangun pada tahun 1930 di Amerika Serikat. Air dalam irigasi pada masa ini disalurkan dari sumber kali yang disusun dalam sistem irigasi terpadu, untuk memenuhi pengairan persawahan, di mana para petani diharuskan membayar uang iuran sewa pemakaian air untuk sawahnya.
1.1.2.  Kabupaten Aceh Utara

Kabupaten Aceh Utara  adalah sebuah kabupaten yang terletak di provinsi Aceh, Indonesia. Ibukota kabupaten ini dipindahkan dari Lhokseumawe ke Lhoksukon.
 Menyusul dijadikannya Lhokseumawe sebagai kota otonom. Dalam sektor pertanian, daerah ini mempunyai unggulan reputasi sendiri sebagai penghasil beras yang sangat penting. maka secara keseluruhan Kabupaten Aceh Utara merupakan daerah Tingkat II yang paling potensial di provinsi dan pendapatan per kapita di atas paras Rp. 1,4 juta tanpa migas atau Rp. 6 juta dengan migas.